Pak Husen, Usaha untuk Bangkit Penderita Gagal Ginjal

Pak Husen Komaruddin (52), penjual pecel lele di depan kantor PLN Dumai kini tidak bisa lagi menjalani hidup normalnya akibat gagal ginjal yang diderita. Dua bulan sudah pak Husen dirawat di RSUD Dumai yang akhirnya mengantarkan beliau berkenalan dengan BAZMA RU II Dumai. “Suami saya dua bulan ini tidak bisa apa-apa lagi karena kaki dan tangannya bengkak akibat kedua ginjalnya tidak berfungsi lagi dengan baik. Kami di Dumai tidak ada sanak keluarga dan kami tidak tahu lagi harus kemana” curhat ibu yani, istri pak husen saat disurvey. Pengurus BAZMA coba bergerak cepat. Biaya pengobatan yang cukup besar harus dicarikan solusi. Biaya makan dan kebutuhan hari-hari lainnya juga harus tetap berjalan. Beban berat ini masih ditambah dengan hutang biaya pengobatan kepada tetangga rumahnya yang tak kunjung terbayarkan. “Saya gak akan bisa bayar semuanya walau harus “jual diri” pak” tambahnya.
Melalui prosedur BAZMA RU II yang menghubungkan dengan fasilitas JAMKESDA Kota Dumai, maka pak Husen langsung dirawat intensif karena ada yang menjamin biaya operasinya. Operasi harus dilakukan 2 (dua) kali yaitu di Dumai & di Pekanbaru. Proses cuci darah dilakukan bersamaan untuk menguras cairan yang tertimbun di dalam darah pak Husen.
Demi meringankan beban kebutuhan harian yang juga pokok, BAZMA menawarkan peluang usaha produktif. Tawaran ini disambut dengan semangat oleh Pak Husen. Usaha jajanan anak-anak menjadi pilihan beliau karena lokasi rumah kontrakan yang persis bersebelahan dengan TPQ Nuruddin di Jl. Sudirman Gg. Tapiannauli. “Saya gak bisa apa-apa selain mendo’akan kepada Bapak/Ibu atas bantuannya kepada kami selama ini. Gak terhitung betapa kami sudah merepotkan. Hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kebaikan Bapak/Ibu semua” tutur pak Husen diiringi tangis syukur.
Kini pak Husen sudah mulai bisa tersenyum kembali. Usaha beliau untuk “bangkit” sangat terbantu dengan adanya Zakat & Infaq yang dibayarkan oleh Bapak/Ibu melalui BAZMA RU II Dumai. Semoga lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaat.

FacebookTwitterGoogle+Bagikan

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan